Menusia dan Kewajiban Moral Tanpa Batas dalam Menjaga Keberlangsungan Peradaban

GAYO TODAY

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:00 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Kapolda Riau
Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M. Hum.

Pekanbaru, – Filsuf Jerman Immanuel Kant menyampaikan gagasan bahwa manusia merupakan bagian tak terpisahkan dari alam.

Status manusia sebagai makhluk yang memiliki rasionalitas lebih tinggi dibanding tidak mengubah kenyataan tetap merupakan bagian dari alam, tidak terpisah darinya. Dengan demikian, posisi manusia dalam alam harus dipahami sebagai bagian dari keseluruhan ekosistem yang lebih luas, bukan sebagai penguasa mutlak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam diskusi santai bertema Hello Green Movement bersama anak-anak muda Partai Hijau Riau di Hutan Kota Pekanbaru, Minggu (18/1/2026), saya menyampaikan bahwa manusia harus menekan egonya untuk mengeksploitasi alam demi memenuhi kebutuhan.

Paradigma homo ekologi cus ini merupakan antitesis dari pemikiran homo economicus yang mendominasi dunia selama beberapa dekade belakangan.

Homo economicus memandang alam sebagai sumber daya yang dapat dan boleh dieksploitasi demi memenuhi kebutuhan manusia.

Paradigma homo economicus sejatinya tidak cuma merusak alam, tetapi juga krisis spiritual mendalam.

Hal ini tak lain karena manusia jadi terasing dari alam yang notabene merupakan bagian tak terpisahkan dari eksistensi manusia itu sendiri.

Karenanya, sebagai bagian tak terpisahkan dari alam, manusia pun sejatinya memiliki ecological imperatives alias kewajiban moral tanpa batas untuk melindungi dan melestarikan alam serta lingkungan.

Tidak ada alasan bagi manusia dalam setiap kegiatannya, terutama aktivitas ekonomi dan politik, untuk tidak memprioritaskan perlindungan dan keberlangsungan alam yang lestari.

Manusia hidup berdampingan dengan alam.

Satu pohon tidak bisa dilihat semata sebagai makhluk hidup lain, tetapi juga merupakan masa depan bagi umat manusia, khususnya Riau dan Indonesia.

Harapan ini tidak bisa dilihat sekarang, tetapi lima atau sepuluh tahun mendatang.

Manusia harus membuang ego untuk menghabiskan hasil bumi sebanyak-banyaknya.

Kewajiban moral ini tidak hanya berdiam dalam diri, tetapi mesti bertransformasi menjadi kebiasaan yang membentuk karakter. Karakter untuk mencintai lingkungan tanpa batas ini merupakan tanggung jawab manusia sebagai hewan yang punya akal yang bisa hidup berdampingan dengan alam.

Jika dilihat lebih dalam, karakter ini sebenarnya sudah dimiliki oleh masyarakat Riau (Tunjuk Ajar).

Lihat saja syair-syair maupun pantun yang hidup di tengah masyarakat Riau, semuanya berkaitan dengan pohon dan lingkungan.

“Jadilah pohon yang kuat dengan batang yang kuat untuk tempat bersandar, dahan yang kuat untuk bergantung, daun yang lebat untuk berlindung.”

Hutan Kota Pekanbaru, 18 Januari 2026

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Metode Tumpang Sari Bikin Jagung Betras di Tandan Sari Tumbuh Optimal Menjelang Panen Juni
Perkuat Swasembada Pangan Polresta Pekanbaru: Polsek Kawasan Pelabuhan Salurkan Bantuan ke Petani
Semangat Kolaborasi: Polda Riau dan Pemprov Gelar Apel Satgas Anti Narkoba, IBU-IBU Panipahan Diangkat Jadi Duta
Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Riau Digelar, Perkuat Sinergi Menuju Riau Bersih Narkoba
Praktisi Hukum Nilai Walikota Tanjungbalai dan BKPSDM Tutup Mata Terhadap ASN yang Diduga Berpoligami Tanpa Izin
Hoaks Serang Lapas Narkotika Pematang Siantar, Eks Warga Binaan Bela Kinerja Petugas dan Dukung Langkah Tegas Ditjenpas
Ahli UGM: Kewajiban 20 Persen Tanah Eks HGU Tak Bisa Diterapkan Sepihak
Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Fidiel Castro Minta Evaluasi Kepala SD-SMP Negeri, Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Jangan Dibiarkan Berlarut-larut

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Lapas Sibolga Hadirkan Kepedulian, Salurkan Bansos dan Gelar Cek Kesehatan Gratis di Panti Asuhan Namira

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Jangan Biarkan Hotel Menjadi Tempat Berkembangnya Praktik Yang Bertentangan Dengan Syariat Islam Di Aceh

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Transformasi Pengelolaan Sampah Dimulai, Lapas Perempuan Medan Luncurkan Program Smart Zero Waste dan Dashboard SIPINTAR

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:32 WIB

Kapolres Binjai Apresiasi Program Pembinaan Lapas Kelas IIA Binjai, Siap Perkuat Kolaborasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:04 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:43 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:26 WIB

Miris! Ternyata Kapolrestabes Medan Sering Bohongi Keluarga Korban Pencurian Yang Jadi Tersangka Usai Nangkap Maling ?

Berita Terbaru