GAYO LUES – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gayo Lues mengakibatkan banjir lumpur menerjang akses jalan di kawasan Kala Pinang menuju Rikit Gaib pada Kamis malam, 9 Oktober 2026. Material lumpur juga menutup ruas jalan di daerah Kendawi yang merupakan jalur utama menuju Kecamatan Rikit Gaib, sehingga akses transportasi warga terganggu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah pegunungan. Di daerah Kala Pinang, jalan tertutup lumpur tebal berwarna cokelat pekat bercampur air, batu, ranting kayu dan material bawaan banjir. Kondisi serupa terjadi di Kendawi, di mana tumpukan lumpur menimbun badan jalan.
Dari pantauan di lapangan, ruas jalan yang tertimbun masih diguyur hujan. Lampu penerangan jalan yang menyala memperlihatkan derasnya air yang membawa material lumpur. Di tepi jalan, tampak sebuah bangunan beratap merah dengan beberapa warga yang berkumpul dan sepeda motor terparkir, menunggu kondisi mereda.
Jalur Kala Pinang dan Kendawi merupakan akses vital yang menghubungkan Blangkejeren dengan Rikit Gaib. Tertutupnya jalan oleh banjir lumpur membuat kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas dan harus ekstra hati-hati karena jalan licin dan dipenuhi batu.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun warga di sekitar Kala Pinang dan Kendawi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah Gayo Lues masih tinggi dan potensi banjir susulan masih mungkin terjadi. (*)
















