Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:23 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR –

Menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung mengecek kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, Rabu (8/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menyerahkan bantuan berbagai peralatan penanggulangan karhutla kepada Polda Riau sebagai penguatan kesiapan personel di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara SPN Polda Riau tersebut dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, jajaran pejabat utama Mabes Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau, kepala daerah, serta unsur TNI, BPBD, Basarnas, BMKG dan instansi terkait lainnya.

Setibanya di SPN Polda Riau, Kapolri menerima paparan dari BPBD Provinsi Riau mengenai kondisi terkini karhutla, termasuk perkembangan titik panas dan langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan.

Selanjutnya, Kapolri meninjau langsung gelar kesiapan personel dan peralatan penanggulangan karhutla yang dipandu Karo Ops Polda Riau sebelum menyerahkan bantuan peralatan kepada Kapolda Riau.

Dalam keterangannya kepada awak media, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman karhutla di Bumi Lancang Kuning.

“Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi seluruh pihak. Inilah kekuatan yang kita butuhkan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau,” ujarnya.

Kapolri mengungkapkan, berdasarkan data yang dipaparkan, saat ini terdeteksi sekitar 15 ribu hotspot. Setelah dilakukan verifikasi, terdapat sekitar 329 titik api yang membutuhkan penanganan, dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 15 ribu hektare.

Ia mengingatkan bahwa Riau memiliki karakteristik karhutla yang berbeda dibandingkan daerah lain karena mengalami dua periode rawan kebakaran setiap tahun. Kondisi tersebut diperparah dengan prediksi fenomena El Niño yang berpotensi membuat cuaca semakin kering.

Karena itu, Kapolri meminta seluruh personel Satgas Karhutla meningkatkan kesiapsiagaan, terutama memastikan ketersediaan sumber air sebagai langkah antisipasi apabila kebakaran terjadi. Menurutnya, upaya pencegahan harus lebih diutamakan daripada penanganan saat kebakaran telah meluas.

Selain kesiapan personel, edukasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian utama. Kapolri mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran di tengah kondisi cuaca kering.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan karhutla, pemerintah menyerahkan sejumlah bantuan peralatan kepada Polda Riau. Bantuan tersebut meliputi sekitar 50 unit air breathing apparatus untuk melindungi personel dari paparan asap, perangkat komunikasi guna mendukung koordinasi di daerah minim sinyal, kendaraan roda dua untuk mobilitas menuju lokasi titik api, alat berat, hingga peralatan pengeboran sumur sebagai penyedia sumber air saat pemadaman berlangsung.

“Saya berharap seluruh peralatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai bentuk kesiapan kita menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan,” kata Kapolri.

Ia kembali menekankan pentingnya menjaga kolaborasi seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, dan masyarakat dalam mencegah karhutla. Menurutnya, keberhasilan pengendalian kebakaran hutan tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

Usai kegiatan di SPN Polda Riau, Kapolri bersama rombongan melanjutkan agenda kunjungan kerja menuju pabrik pupuk PT Bursatani Futura Andyta melalui jalur darat.(AVID/rel)

Berita Terkait

Rutan Kelas I Medan Apresiasi Kepedulian Masyarakat, Langsung Tindaklanjuti Informasi Dugaan Peredaran Narkoba
Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Kuala Selat, Polda Riau Dorong Rehabilitasi 1.000 Hektare Mangrove
‎Partangiangan dan Periodisasi Punguan Opung Datu Ronggur Diaji Pakpahan Digelar di Medan
Rutan 1 Medan Kembali Diserang Isu Hoaks, Video di Medsos Dipertanyakan Asal-usulnya
Tingkatkan Silaturahmi dan Nasionalisme, IMO Indonesia Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI
Bersama Babinsa,AJMI dan PW Pemuda Muslim Sumut Bagikan 1945 Bendera Merah Putih ,Gelorakan Semangat HUT ke-81 RI
Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Kapolda Riau Laporkan 110 Jembatan untuk Rakyat
Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Fidiel Castro Minta Evaluasi Kepala SD-SMP Negeri, Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Jangan Dibiarkan Berlarut-larut

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Lapas Sibolga Hadirkan Kepedulian, Salurkan Bansos dan Gelar Cek Kesehatan Gratis di Panti Asuhan Namira

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Jangan Biarkan Hotel Menjadi Tempat Berkembangnya Praktik Yang Bertentangan Dengan Syariat Islam Di Aceh

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Transformasi Pengelolaan Sampah Dimulai, Lapas Perempuan Medan Luncurkan Program Smart Zero Waste dan Dashboard SIPINTAR

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:32 WIB

Kapolres Binjai Apresiasi Program Pembinaan Lapas Kelas IIA Binjai, Siap Perkuat Kolaborasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:04 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:43 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:26 WIB

Miris! Ternyata Kapolrestabes Medan Sering Bohongi Keluarga Korban Pencurian Yang Jadi Tersangka Usai Nangkap Maling ?

Berita Terbaru