Puluhan Warga Terdampak Banjir di Gayo Lues Belum Terima Bantuan Jadup, Validitas Data Dipertanyakan

GAYO TODAY

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:08 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Puluhan warga Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues yang terdampak banjir hidrometeorologi hingga kini mengaku belum menerima bantuan Jatah Hidup (Jadup) dari pemerintah. Padahal, sebagian besar dari mereka merupakan korban langsung bencana yang terjadi beberapa waktu lalu dan mengalami kerusakan rumah cukup parah.

Salah seorang warga, Amrin (53), Selasa (7/7/2026), menyampaikan keheranannya karena dirinya bersama sejumlah tetangga yang benar-benar terdampak banjir, tidak mendapatkan bantuan Jadup. “Kami ini benar-benar korban banjir. Rumah kami terdampak langsung, bahkan ada yang sudah dibongkar karena rusak. Tapi sampai sekarang kami tidak mendapatkan Jadup,” ujarnya.

Warga semakin bingung karena, menurut Amrin, ada warga lain yang tinggal di lokasi tidak terkena banjir—bahkan berada di perbukitan—justru tercatat sebagai penerima bantuan. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan sekaligus rasa kecewa di tengah masyarakat yang menjadi korban bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amrin menuturkan, sejak masa tanggap darurat banjir, berbagai tim dari pemerintah desa, BPBD Kabupaten Gayo Lues, bahkan hingga ke pemerintah pusat telah melakukan pendataan. Akan tetapi, saat bantuan Jadup disalurkan, nama mereka tidak tercantum sebagai penerima.

Keluhan serupa diungkapkan Koreda Fauzi (45). Ia mengaku rumahnya mengalami kerusakan berat akibat banjir dan terpaksa melakukan perbaikan secara mandiri menggunakan dana pribadi. Namun, dirinya pun tidak mendapat bantuan Jadup. “Rumah saya rusak parah akibat banjir. Karena tidak mungkin terus dibiarkan, saya memperbaikinya sendiri. Namun saat bantuan Jadup dibagikan, nama saya juga tidak ada,” kata Fauzi.

Para warga telah melaporkan persoalan ini ke BPBD maupun ke Polres Gayo Lues. Namun hingga berita ini disusun, mereka mengaku belum memperoleh penjelasan atau solusi terkait tidak masuknya nama mereka dalam daftar penerima bantuan.

Amrin dan Fauzi berharap pemerintah segera melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan agar hak masyarakat yang benar-benar terdampak bencana tidak diabaikan. Mereka meminta adanya evaluasi serius terhadap proses pendataan, sehingga penyaluran program Jadup tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan maupun keraguan di tengah masyarakat. “Kami hanya meminta hak kami sebagai korban bencana. Jangan sampai ada korban yang terabaikan, sementara yang tidak terdampak justru menerima bantuan. Kami berharap pemerintah segera memberikan solusi dan memperbaiki data penerima Jadup,” harap mereka.

Hingga saat ini, pihak BPBD Kabupaten Gayo Lues masih belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan data penerima bantuan Jadup di Desa Badak. Masyarakat berharap adanya tanggapan dan tindakan cepat dari pemerintah agar peristiwa serupa tidak kembali terulang pada penyaluran bantuan bencana di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak
Peserta Seleksi Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Tes Secara Transparan
Bravo! Satresnarkoba Polres Gayo Lues Kembali Cetak Prestasi, Kasus Sabu Berhasil Diungkap
SMAN 1 Kutapanjang telah Melaksanakan MPLS Ramah, Sambut Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027
Dinas Pertanian Gayo Lues Produksi Bibit Durian Lokal, Tak Lagi Tergantung Luar Daerah
Camat Putri Betung Jadi Pembina Upacara Perdana Tahun Ajaran Baru di SMAN 1 Putri Betung
Dugaan Gaji Tetap Mengalir ke Komisioner MPD Gayo Lues Usai Masa Jabatan, Pengawasan Pemkab Dipertanyakan
Warga Desa Kendawi Andalkan Jembatan Tali Gantung Setelah Jembatan Induk Roboh Akibat Banjir

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Rutan Kelas I Medan Apresiasi Kepedulian Masyarakat, Langsung Tindaklanjuti Informasi Dugaan Peredaran Narkoba

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:04 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Kuala Selat, Polda Riau Dorong Rehabilitasi 1.000 Hektare Mangrove

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:48 WIB

‎Partangiangan dan Periodisasi Punguan Opung Datu Ronggur Diaji Pakpahan Digelar di Medan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rutan 1 Medan Kembali Diserang Isu Hoaks, Video di Medsos Dipertanyakan Asal-usulnya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Bersama Babinsa,AJMI dan PW Pemuda Muslim Sumut Bagikan 1945 Bendera Merah Putih ,Gelorakan Semangat HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:12 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Kapolda Riau Laporkan 110 Jembatan untuk Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Kepala Rutan Tarutung Beserta Jajaran Melaksanakan Kegiatan Silaturahmi ke Kodim 0210/Tapanuli Utara dalam rangka Meningkatkan Sinergitas

Berita Terbaru