BENER MERIAH | Ratusan warga di Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, bergotong royong memperbaiki jalan yang menjadi akses utama ke 14 desa setelah menunggu perbaikan dari pemerintah tak kunjung terealisasi. Jalan yang diperbaiki terletak di kawasan Jembatan Wih Kanis, menghubungkan Kampung Bintang Musara di Kecamatan Bener Kelipah dengan Kampung Cemparam Lama di Kecamatan Mesidah. Jalan ini sebelumnya telah lama rusak dan menghambat aktivitas masyarakat, termasuk pengangkutan hasil pertanian.
Warga menggalang dana hingga mencapai Rp80 juta melalui tradisi urunan atau eteng-eteng iyak, sebuah bentuk solidaritas untuk kebutuhan bersama. Dana swadaya tersebut digunakan untuk membeli material bangunan, biaya operasional, hingga menyewa alat berat guna memperbaiki jalan sepanjang sekitar 72 meter dan lebar 4 meter, dengan konstruksi rabat beton. Aksi gotong royong ini melibatkan warga dari sejumlah kecamatan, seperti Bandar, Bener Kelipah, dan Syiah Utama.
Selama pengerjaan, akses jalan utama terpaksa ditutup sementara agar proses perbaikan bisa berjalan lancar dan aman bagi para pekerja maupun pengguna jalan. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah turut mendukung dengan menyediakan satu unit compact untuk pemadatan jalan, serta beberapa truk pengangkut pasir dan koral guna mempercepat pengerjaan.
Warga berharap perbaikan ini bisa segera memulihkan akses transportasi dan memperlancar arus ekonomi masyarakat, khususnya untuk mobilitas harian dan pengangkutan hasil bumi. Inisiatif patungan dan gotong royong ini sekaligus menjadi cerminan sikap masyarakat yang memilih mengambil inisiatif dalam menangani kebutuhan mendesak, di tengah keterbatasan dan menunggu dukungan lebih lanjut dari pemerintah untuk perbaikan permanen. (*)
















